Menghubungkan 2 device beda jaringan dengan static route Cisco







Untuk menghubungkan 2 device (laptop, komputer, dll) yang berbeda jaringan, kita perlu mengkonfiugurasi pada router dengan routing/ip route. Perlu pemahaman ip address, subnetting, vlsm, routing, gateway, subnet mask, dan lainnya sebelum melakukan ini. Kita anggap saja sudah paham.

Ada beberapa langkah sebagai berikut:

1. Buat topologi jaringan seperti gambar berikut:





Kita anggap sudah bisa membuat seperti di gambar, cukup mudah.
letakkan 2 router, 2 switch dan 4 device(masing-masing di 2 di LAN.

2. Petakan ip address untuk semua perangkat/device


a. PC0 dan laptop0 berada di jaringan yang sama. disini pakai subnet /24. atau 255.255.255.0 , anggap saja nanti jaringannya akan dikembangkan lebih besar.

Network address 192.168.1.0 subnet mask: 255.255.255.0

Broadcast address 192.168.1.255 subnet mask: 255.255.255.0

PC0 = 192.168.1.10 subnet mask: 255.255.255.0

Laptop0 = 192.168.1.20 subnet mask: 255.255.255.0


b. PC1 dan laptop1 berada di jaringan yang sama, disini juga pakai subnet/24, atau 255.255.255.0

Network address 192.168.2.0 subnet mask: 255.255.255.0

Broadcast address 192.168.2.255 subnet mask: 255.255.255.0

PC1 = 192.168.2.10 subnet mask: 255.255.255.0

Laptop1 = 192.168.2.20 subnet mask: 255.255.255.0


c. Ada 2 router, masing-masing router pakai 2 interface.

Router rumah: 

interface pertama: 192.168.1.1 

interface kedua (yang berhubungan dengan router 1 lagi) : 192.168.10.1 subnet mask: 255.255.255.252

ket: pada interface kedua, buat jaringan dengan subnet /30 atau 255.255.255.252 karena hanya butuh 2 ip host.


Router kantor: 

interface pertama: 192.168.2.1 

interface kedua (yang berhubungan dengan router 1 lagi) : 192.168.10.2 subnet mask: 255.255.255.252


* Switch tidak perlu dikonfigurasi karena sudah otomatis, kecuali ingin men-setup VLAN (virtual LAN)


3. Konfigurasi Router

Bisa konfigurasi router dengan mengganti namanya terlebih dahulu, membuat password, ataupun membuat banner. Bagian ini kita skip.

a. setup interface router rumah:

interface GigabitEthernet0/0/0:



interface GigabitEthernet0/0/1:


cek apakah sudah aktif:


jika status masih down, nyalakan dengan no shutdown atau no sh. Jika berhasil 2 port yang kita setup akan tampil.

b. Setup interface router kantor:

interface GigabitEthernet0/0/0:



interface GigabitEthernet0/0/1:


cek apakah sudah aktif:



*note, jika kamu melihat ada status interface yang belum on ketika kamu sudah nyalakan, abaikan terlebih dahulu dan beralih ke setingan ip address pada device laptop dan PC yang kita buat.

4. Static IP addres setting / configuration


a. setup PC0:
klik PC0
klik desktop
pilih IP configuration:


Masukkan settingan angka seperti di gambar. kita beri ip address pada CP0 yaitu 192.168.1.10 dengan subnet mask 255.255.255.0, lalu default gateway ip address dari router yang interfacenya terhubung ke network rumah yaitu 192.168.1.1 

langsung close saja.

b. setup Laptop0:
klik Laptop0
klik desktop
pilih IP configuration:


Setup sama seperti PC0, hanya ip address berbeda, masukkan 192.168.1.20 dengan subnet mask 255.255.255.0.
langsung close

c. setup PC1:
klik PC1
klik desktop
pilih IP configuration:


PC1 network yang berada di kantor jelas berbeda jaringan, IP nya 192.168.2.10 berada di network 192.168.2.0 , untuk gatewaynya masukkan ip address dari router kantor yang terhubung dengan network kantor yaitu 192.168.2.1

d. setup Laptop1:
klik Laptop1
klik desktop
pilih IP configuration:


Laptop1 berada di network kantor diberi IP 192.168.2.20
klik close

Masing-masing device sudah memiliki IP addres, hanya saja, untuk laptop atau komputer yang ada di jaringan rumah tidak bisa berkomunikasi dengan jaringan yang ada di kantor. Untuk itulah perlu dilakukan proses routing atau ip route, kali ini kita akan pakai cara static route, untuk konfigurasi routing otomatis nanti akan kita bahas.


4. Setup static route

a. Router rumah 

enable
configure terminal
ip route (network address tujuan) (subnet mask) (port interface router yang akan meneruskan paket)
menjadi:
ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.10.2

artinya: semua paket menuju jaringan 192.168.2.0 akan dikirim ke router kantor (192.168.10.2)


b. Router kantor

enable
configure terminal
ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.10.1

artinya: semua paket menuju jaringan 192.168.1.0 akan dikirim ke router rumah (192.168.10.1)


jika ingin melihat tabel routing di salah satu router,
ketikkan perinah show ip route:


Router mengirimkan paket berdasarkan network address yang ada di tabel routing, setelah kita buat static routenya maka akan muncul datanya di tabel routing. Ada beberapa informasi seperti L, C, dan S, serta R dst. Kita bahas yang 3 saja, yaitu L,C, dan S. selebihnya kamu dapat mencari informasi untuk keterangan lainnya.

L: local, router ini memiliki 2 ip yaitu 192.168.1.1 dan 192.168.10.1
C: terhubung / connected dengan  2 network yaitu: 192.168.1.0 dan 192.168.10.0

S: static route yang sudah kita buat yang cara membacanya:
terhubung ke jaringan 192.168.2.0 melalui router 192.168.10.2


Setup sudah selesai dibuat, selanjutnya lakukan ping device rumah ke device kantor:







Maka akan berhasil, jika belum bisa, brarti ada yang salah ketika mengkonfigurasinya.


Komentar